JABARNEWS | BANDUNG – Upaya perluasan inklusi keuangan digital terus diperkuat. bank bjb membangun kolaborasi strategis dengan platform fintech Duluin. Sinergi ini menyasar pekerja formal. Fokus utamanya pada segmen blue-collar dan karyawan outsourcing.
Kelompok ini selama ini memiliki akses terbatas ke layanan perbankan formal. Kolaborasi bank–fintech diposisikan sebagai instrumen ekonomi yang relevan. Tujuannya jelas.
Memperluas layanan keuangan yang inklusif. Sekaligus adaptif dan berkelanjutan di tengah transformasi digital dunia kerja.
Kolaborasi Strategis Bank dan Fintech
Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb terus memperluas pola kolaborasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Tujuannya memperkuat layanan perbankan yang responsif terhadap perubahan struktur ketenagakerjaan nasional.
Dalam konteks tersebut, bank bjb menggandeng Duluin. Duluin merupakan platform teknologi finansial yang dikelola PT Rasa Aksata Nusantara.
Kolaborasi ini diarahkan untuk menjembatani kesenjangan akses keuangan. Terutama bagi pekerja formal non-manajerial.
Termasuk pekerja outsourcing yang jumlahnya terus meningkat.
Namun, belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem keuangan formal.
Landasan Kerja Sama yang Terukur
Kerja sama ini didasarkan pada Nota Kesepahaman. MoU ditandatangani pada 19 Desember 2025. Ruang lingkupnya mencakup sinergi bisnis serta pemanfaatan produk dan jasa perbankan.
Penandatanganan dilakukan oleh Pemimpin Divisi Institutional & Wholesale Banking bank bjb, Hindun Herdiyani. Dari pihak Duluin, MoU ditandatangani CEO Isa Nuruddin Ahmad.
Acara tersebut turut disaksikan oleh Pemimpin Unit DPLK bank bjb Rinda Merindawati. Hadir pula Chief Business Officer Duluin Radius Saputra. Chief Investment Officer Duluin Abraham G. Figrana juga hadir. Demikian pula Chief Technology Officer Ardi Mahendra dan Chief Operating Officer Rachmad Mahendra.
MoU ini menjadi fondasi kolaborasi berkelanjutan.
Sekaligus memperjelas arah pengembangan ekosistem layanan digital kedua belah pihak.
Payroll Digital dan Earned Wage Access
Fokus utama kerja sama ini berada pada layanan payroll digital.
Selain itu, bank bjb dan Duluin mengembangkan skema Earned Wage Access atau EWA. Layanan tersebut dihadirkan melalui platform Duluin Gajian.
Melalui skema ini, karyawan mitra dapat mengakses sebagian penghasilan. Akses dilakukan sebelum tanggal penggajian.
Namun, tetap dalam mekanisme yang transparan. Dan terkontrol oleh perusahaan.
Model EWA ini memberikan fleksibilitas keuangan.Terutama untuk kebutuhan mendesak. Tanpa harus bergantung pada pinjaman informal. Atau layanan pinjaman online berbiaya tinggi.
Pada saat yang sama, skema ini mendorong perilaku keuangan yang lebih sehat. Lebih terukur. Dan lebih bertanggung jawab.
Infrastruktur Digital dan Mitigasi Risiko
Untuk mendukung kelancaran transaksi, bank bjb menyediakan infrastruktur perbankan. Pemanfaatan API Disbursement menjadi kunci. Melalui sistem ini, pencairan dana berlangsung lebih cepat. Lebih efisien. Dan lebih mudah.
Layanan ini juga didukung berbagai metode transfer. Termasuk BI-Fast. Serta sistem transfer eksisting bank bjb. Selain itu, kerja sama ini membuka peluang channeling pembiayaan working capital.
Pendekatannya menggunakan skema B2B2C. Dengan mitigasi risiko yang lebih terukur. Skema ini memberikan manfaat berlapis. Bagi bank dan bagi perusahaan mitra serta bagi karyawan sebagai penerima manfaat.
Ekspansi Layanan dan Cross-Selling
Kolaborasi ini tidak berhenti pada payroll dan EWA. bank bjb dan Duluin juga mengarahkan pengembangan layanan digital tambahan.
Di antaranya peningkatan dana murah atau CASA. Pembukaan rekening perbankan baru. Layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.Hingga akses pembiayaan rumah subsidi.
Selain itu, terbuka peluang cross-selling. Produk-produk bank bjb dapat diakses oleh karyawan mitra Duluin. Pendekatan ini memperluas basis nasabah secara organik. Dan berbasis kebutuhan nyata.
Dampak Ekonomi bagi Seluruh Ekosistem
Bagi bank bjb, sinergi ini memberikan kontribusi strategis.
Terutama melalui pengelolaan payroll karyawan mitra Duluin.
Kontribusi ini berdampak langsung pada peningkatan transaksi.
Sementara itu, bagi Duluin, kerja sama ini membuka akses ke infrastruktur perbankan yang kuat dan terpercaya.
Hal tersebut mempercepat peningkatan skala layanan EWA dan HRMS. Selain itu, kolaborasi ini mendorong peningkatan volume transaksi. Sekaligus memperluas adopsi platform Duluin lintas sektor industri.
Keandalan layanan pun semakin teruji. Kepercayaan pengguna ikut meningkat. Efisiensi Perusahaan dan Kesejahteraan Karyawan.
Manfaat kolaborasi ini juga dirasakan perusahaan mitra. Sistem payroll dan HR digital menjadi lebih terintegrasi. Proses administrasi ketenagakerjaan menjadi lebih efisien. Akurasi data karyawan pun meningkat.
Bagi karyawan mitra Duluin, dampaknya lebih langsung.
Mereka memperoleh alternatif pembiayaan yang lebih sehat.
Lebih terjangkan dan lebih fleksibel. Akses terhadap penghasilan yang telah diperoleh meningkatkan stabilitas finansial individu.
Kondisi ini pada akhirnya berkontribusi pada kinerja perusahaan.
Sekaligus menciptakan hubungan kerja yang lebih berkelanjutan.
Komitmen Jangka Panjang Inklusi Keuangan
Kolaborasi bank bjb dan Duluin mencerminkan komitmen bersama. Komitmen terhadap literasi dan inklusi keuangan nasional. Implementasi kerja sama akan dilakukan secara bertahap. Disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan kesiapan ekosistem digital.
Dalam jangka panjang, sinergi ini mempertegas peran bank bjb.
Sebagai mitra keuangan dunia usaha. Sekaligus penyedia solusi keuangan digital yang inklusif, mudah diakses. Semua berdampak langsung bagi perekonomian dunia kerja Indonesia.(Red)





