Ragam

Diskriminasi Gender di Desa, Perempuan Hanya Jadi Penonton?

×

Diskriminasi Gender di Desa, Perempuan Hanya Jadi Penonton?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi diskriminasi gender di desa (Foto: Net)
Ilustrasi diskriminasi gender di desa (Foto: Net)

Aktivis yang akrab disapa Filo ini percaya bahwa perempuan memiliki tingkat korupsi yang lebih rendah dibandingkan laki-laki. Namun, sayangnya, banyak laki-laki yang enggan mengakui kelebihan ini.

Baca Juga:  Soal Kasus Seksisme di Purwakarta, DPRD Jabar Dorong Kesetaraan Gender di Ruang Publik

Menurut Filo, perempuan memiliki empati yang lebih besar daripada laki-laki karena sifat keibuan mereka. Meskipun demikian, perempuan juga mampu bersikap tegas dalam mengambil keputusan.

Baca Juga:  Soroti Peran Penting Perempuan di Masyarakat, Ini Kata Mahasiswa NU Jabar

“Perempuan akan melakukan dengan penuh kejujuran, perempuan sulit untuk berbuat tega secara naluriah. Apalagi untuk membuat kolusi secara bersama, untuk melakukan tindakan korupsi dan itu menjadi ketakutan dari seorang perempuan,” pungkasnya.(red)

Baca Juga:  Sidang Korupsi Pasar Cigasong: Hakim Ragukan Kredibilitas Sikap Mengambang Saksi Kunci Dede Riska
Pages ( 2 of 2 ): 1 2