Ragam

Kemenag Lakukan Sidang Isbat Besok, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda

×

Kemenag Lakukan Sidang Isbat Besok, Awal Ramadhan Berpotensi Berbeda

Sebarkan artikel ini
melihat hilal (PMJ )

Sementara itu Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi menjelaskan, bahwa pada hari pelaksanaan rukyat atau pemantauan, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk, berkisar antara satu derajat 6,78 menit sampai dengan dua derajat 10,02 menit.

Baca Juga:  Pilkada Bandung Barat 2024: Elektabilitas Jeje Ritchie-Asep Melonjak, Petahana Terancam

Ketinggian hilal ini menjadi dasar Muhammadiyah yang menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal untuk menetapkan awal Ramamadhan bertepatan tanggal 2 April 2022.

Baca Juga:  Gempa Bumi Di Sebagian Wilayah Jabar, Tidak Berpotensi Tsunami

Sementara Kemenag menetapkan awal Ramadhan, Syawal dan Zulhijah berdasarkan metode hisab dan rukyat. Hasil perhitungan astronomi atau hisab, dijadikan sebagai informasi awal yang kemudian dikonfirmasi melalui metode rukyat (pemantauan di lapangan).

Baca Juga:  Ular Sanca Teror Permukiman Padat Penduduk

Posisi hilal pada kisaran 1-2 derajat ini dianggap cukup krusial dalam konteks rukyat atau pemantauan.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3

Tinggalkan Balasan