Menurut Iendra, ke-66 karya budaya ini nantinya akan diusulkan ke tingkat nasional. “Selanjutnya 66 karya budaya ini akan dibawa dan diusulkan menjadi WBTb Indonesia,” ujarnya.
Lantas apa yang membuat Oncom Dawuan lolos seleksi ketat? Ternyata makanan fermentasi ini punya keunikan tersendiri. Rasanya berbeda dengan oncom dari daerah lain.
Produsen mengolah oncom dari campuran bahan beragam seperti bungkil kacang tanah, ampas tahu, ampas kedelai, dan ampas kelapa.
Proses fermentasinya menggunakan kapang hingga tahap spora. Inilah yang membedakan oncom dengan tempe yang hanya sampai tahap hifa.
Pedagang sayur keliling sering memburu Oncom Dawuan karena tiga alasan. Ukurannya lebih besar, kondisinya tetap segar, dan kandungan gizinya baik. Tak heran produk lokal ini terus laku di pasaran.





