Isu lain yang disorot tajam adalah terkait pemerataan akses listrik. Dedi Mulyadi mengungkapkan masih ada ratusan ribu warga Jawa Barat yang belum memiliki jaringan listrik akibat kemiskinan.
“Indonesia sudah merdeka 80 tahun, warganya tidak punya listrik, itu pemerintah yang abai dan kita ingin menyelesaikannya,” tegasnya.
Baginya, membiarkan warga tanpa listrik di era modern adalah bentuk pengabaian yang tidak bisa ditolerir.
Selain itu, pembangunan infrastruktur fisik juga masuk dalam daftar argumen Dedi Mulyadi.
Ia menyebut pembangunan jaringan irigasi dan normalisasi sungai untuk mengairi sawah sekaligus mencegah banjir sebagai kebutuhan dasar masyarakat.





