Keberhasilan pengamanan dalam El Clasico Indonesia kali ini, menurut Kapolda, tidak lepas dari filosofi masyarakat Sunda, yakni Sauyunan Jaga Lembur.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada panitia pelaksana (Panpel), aparat gabungan, hingga supporter kedua tim yang menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang laga.
Secara teknis, Polda Jabar menerapkan strategi pencegahan penumpukan massa di area stadion melalui inisiatif nonton bareng (nobar).
Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota menggelar acara nobar di berbagai titik wilayah Jawa Barat untuk memfasilitasi pendukung yang tidak mendapatkan tiket.
“Pemerintah daerah menggelar nobar, bahkan ada yang memberikan hadiah. Ini cukup membantu karena tidak semua suporter turun langsung ke GBLA,” jelas Kapolda Jabar.





