Namun setelah diterbangkan ke China pada Agustus 2025, ia mengalami isolasi, kekerasan, dan perilaku aneh calon suaminya, Wang Jun, tanpa pernikahan Islam maupun kiriman uang yang dijanjikan.
Keluarga berharap pemerintah daerah dan pusat segera memulangkan Vina, sekaligus mengingatkan bahwa modus “pengantin pesanan” masih mengancam perempuan dengan kondisi ekonomi rentan.(red)





