Daerah

Balita Karangsari Tasikmalaya Hanyut di Selokan Belum Ditemukan

×

Balita Karangsari Tasikmalaya Hanyut di Selokan Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | TASIKMALAYA – Seorang Ibu rumah tangga, Meliana (22) beserta dengan putrinya, Melani (4), warga Dusun Karangsari RT 03 RW 07, Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, terperosok dan hanyut di sebuah selokan Ciikeuh yang terletak di Dusun Karangsari.

Saat kejadian tersebut, ibunya, Meliana berhasil menyelamatkan diri, sementara putri kecil dinyatakan hilang, dan belum ditemukan hingga saat ini.

Camat Jatiwaras, Enong Mawardi Yajid mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada, Kamis Sore (9/1/2020) sekitar pukul 16.00 WIB, pada saat itu korban bersama putrinya akan pulang menuju rumahnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Siapkan Strategi Jitu, Ribuan Lapangan Kerja Baru Menanti Warga Jabar!

Namun dalam kondisi hujan yang lumayan cukup deras, korban tiba-tiba jatuh dan terpeleset kedalam selokan yang berdiamer 1.5 Meter.

“Dalam peristiwa tersebut, ibunya langsung bisa menyelematkan diri, namun anaknya hanyut dan dinyatakan hilang hingga saat ini belum ditemukan,” ujar Enong kepada Jabarnews.com, saat dihubungi melalui telepon, Sabtu Siang (11/1/2020).

Enong mengaku, untuk melakukan pencarian terhadap korban, Tim SAR Gabungan telah dikerahkan, mulai dilakukan pencarian di lokasi kejadian hingga ke pertemuan Selokan dan Sungai Besar Ciwulan.

Baca Juga:  DPRD dan Pemkot Bandung Tandatangani KUA-PPAS 2026, Sinergi Wujudkan APBD yang Berkeadilan

Sementara, Koordinator Basarnas Tasikmalaya, Erwin mengatakan bahwa pencarian terhadap korban dilakukan dari pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB hingga saat ini terus dilakukan di Sungai Ciwulan dengan menggunakan 4 perahu karet.

“Jika dilihat dari debit air yang cukup besar, diperkirakan korban hanyut lumayan cukup jauh, makanya kita lakukan pencarian terhadap korban tersebut di perluas hingga ke Sungai Besar Ciwulan,” kayanya.

Baca Juga:  Lagi, Sekelompok Pemuda di Tasikmalaya Berpesta Miras di Trotoar Jalan

Erwin mengaku, selama proses pencarian terhadap korban, Tim Basarnas mengalami kesulitan, dengan kendala hujan yang cukup lebat dan arus sungai yang cukup deras serta air yang cukup keruh.

“Walaupun dengan segala hambatan dan kesulitan tersebut tidak menyurutkan semangat dalam pencarian terhadap korban. Oleh sebab itu kami berharap pencarian terhadap korban segera bisa ditemukan, dan cuaca bisa mendukung,” ucapnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan