Sekolah Juara

Di Lapas Sukamiskin, Narapidana Kasus Korupsi Ini Sedang Asyik Panen

×

Di Lapas Sukamiskin, Narapidana Kasus Korupsi Ini Sedang Asyik Panen

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Sejumlah narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin memanen padi dan umbi. Aktivitas itu dianggap bisa meredakan stres dalam menjalani masa tahanan.

Padi dan beberapa jenis umbi tersebut ditanam di lahan terbatas yang berada di dalam kawasan Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung.

Sejumlah narapidana kasus korupsi yang terlibat dalam panen padi dan umbi itu di antaranya ialah Setya Novanto, Jero Wacik, Joko Susilo, hingga mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

Baca Juga:  Di Lapas Gunung Sindur, 34 Narapidana Terorisme Lakukan Ikrar Setia pada NKRI

Dari foto yang tersebar di grup WhatsApp warrawan, Setya Novanto yang merupakan mantan Ketua DPR RI memakai topi caping berpose menunjukan padi yang baru dicabut lengkap dengan celurit.

“Kami menggelar panen raya padi pertama. Selain panen padi, tadi juga panen umbi-umbian, cabe, tanaman obat hingga peternakan ikan,” ujar Kepala Lapas Sukamiskin Bandung, Asep Sutandar kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga:  Kabar dari Arab Saudi: Mulai 1 Desember, WNI Diizinkan Masuk Tanpa Karantina 14 Hari

“Tadi ikut terlibat diantaranya Setya Novanto, Joko Susilo (mantan Korlantas Mabes Polri), Rahadian Jefferson, Jero Wacik (mantan Menteri ESDM) hingga pak Dada Rosada,” ia menambahkan.

Menurut Asep, keterlibatan para narapidana kasus korupsi dalam aktivitas panen raya itu diharapkan bisa mengurangi tingkat stres selama menjalani masa tahanan.

Baca Juga:  83 Saksi Kasus Penembakan Enam Pengikut Rizieq Shihab Diperiksa Bareskrim Polri

Di samping itu, hal ini bisa mengalihkan perhatian mereka dari kegiatan kontroversial, seperti menginginkan fasilitas di luar aturan yang berlaku.

Apalagi, konsep lembaga pemasyarakatan tidak melulu fokus pada hukuman. Tempat ini juga harus menjalankan konsep pembinaan.

“Supaya ada aktivitas dan mengurangi tingkat stres selama menjalani hukuman,” pungkasnya. (Yoy)

Tinggalkan Balasan