Nasional

Skandal Chromebook: Ketika Obrolan WhatsApp Menentukan Kebijakan Pendidikan Triliunan Rupiah

×

Skandal Chromebook: Ketika Obrolan WhatsApp Menentukan Kebijakan Pendidikan Triliunan Rupiah

Sebarkan artikel ini
Whatsapp
Ilustrasi Obrolan WhatsApp. (Foto: Handover).

JABARNEWS | JAKARTA – Kebijakan pendidikan digital Indonesia kembali dipertanyakan setelah dugaan praktik shadow government dalam pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencuat.

Grup WhatsApp bertajuk “Mas Menteri Core Team” disebut-sebut menjadi ruang perencanaan proyek triliunan rupiah, bahkan sebelum Nadiem Makarim resmi menjabat sebagai menteri.

Baca Juga:  Tujuh Daerah di Jabar Dilanda Banjir, BPBD: Karawang dan Bekasi Terparah

“Belum dilantik, belum punya kewenangan, tapi sudah mengatur proyek triliunan rupiah. Inilah ironi negara,” ujar Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, dalam pernyataan resminya, Selasa (29/7/2025).

Baca Juga:  Kemendibudristek Tuduh Pemda Jadi Penyebab Pembatalan Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru

Menurut IAW, grup tersebut tidak bisa dianggap sebagai forum informal biasa. Di baliknya terdapat individu dan entitas yang memiliki afiliasi langsung dengan perusahaan teknologi global, terutama yang memiliki kepentingan dalam proyek digitalisasi pendidikan.

Baca Juga:  Kabar Gembira untuk Honorer Tenaga Pendidikan Soal Alokasi Formasi CPNS dan PPPK 2024

Kebijakan besar seperti peralihan sistem operasi dari Windows ke Chrome OS, disebut telah dirancang sejak grup itu aktif pada Agustus 2019, dua bulan sebelum pelantikan resmi Nadiem.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23