Sajabar

UMSK Jabar 2026 Belum Merata, Dedi Mulyadi Pilih Dengarkan Semua Suara

×

UMSK Jabar 2026 Belum Merata, Dedi Mulyadi Pilih Dengarkan Semua Suara

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi memimpin dialog terkait penetapan UMSK Jawa Barat 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Belum meratanya penetapan UMSK Jabar 2026 mendorong Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka ruang dialog, agar seluruh pihak dapat menyampaikan aspirasi sebelum keputusan final ditetapkan.

Dari 27 kabupaten/kota, baru 19 wilayah mengajukan rekomendasi penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026, sementara penetapan resmi baru berlaku di 12 daerah.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Instruksikan Identifikasi Ruang Kelas Rusak Pasca Ambruknya SMKN 1 Cileungsi

Penetapan UMSK Jawa Barat yang belum seragam membuat sejumlah daerah masih menunggu kepastian. Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Cianjur, Purwakarta, Garut, Majalengka, dan Sumedang berada di antara wilayah yang menanti keputusan lanjutan, sementara dinamika ekonomi di daerah terus berjalan.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca di Jawa Barat Ahad 12 Maret 2023, Ini Penjelasan BMKG

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi mengedepankan dialog pengupahan agar kebijakan penetapan UMSK Jabar 2026 tidak diambil secara sepihak.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Majalengka Utara Jadi Kawasan Industri Strategis, SDM Lokal Harus Siap Hadapi Rebana

Ia menilai ruang diskusi perlu tetap terbuka untuk menampung masukan dari seluruh pemangku kepentingan.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2