Daerah

Berawal Tantangan Voice Note, Lima Pelajar di Sukabumi Ditangkap Usai Pembacokan

×

Berawal Tantangan Voice Note, Lima Pelajar di Sukabumi Ditangkap Usai Pembacokan

Sebarkan artikel ini
Pembacokan.
Ilustrasi pembacokan. (Foto: Dok. JabarNews).

JABARNEWS | SUKABUMI – Aksi kekerasan jalanan yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi mengamankan lima orang pelajar yang diduga terlibat dalam pembacokan terhadap sejumlah korban di Jalan Raya Kampung Bolang, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.

Baca Juga:  Nelayan Tanjung Balai Terlilit Tali kapal Berhasil di Evakuasi

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu dini hari, 31 Desember 2025. Kelima pelajar yang diamankan masing-masing berinisial MFN (17), RSM (16), DSP (17), MAP (17), dan FI (18). Akibat kejadian itu, dua korban mengalami luka bacok dan harus mendapat perawatan medis.

Baca Juga:  6 Orang Ditetapkan Tersangka Perusakan Pos Retribusi di Ujunggenteng, Atas Perbuatannya Terancam 7 Tahun Bui

Kapolres Sukabumi AKBP Samian membenarkan penangkapan para pelaku. Ia menjelaskan, insiden berdarah tersebut berawal dari saling ejek dan tantangan melalui pesan suara atau voice note (VN) di aplikasi perpesanan.

“Benar, lima orang pelaku sudah kami amankan. Motifnya berawal dari saling ejek dan tantang-menantang lewat kiriman voice note yang kemudian berujung pada kesepakatan tawuran,” ujar AKBP Samian dalam keterangannya, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga:  Sebelum Bacok Siswa SD hingga Tewas, Tiga Pelajar di Sukabumi Sempat Lakukan Ini

Samian menegaskan bahwa kepolisian tidak akan mentoleransi aksi kekerasan yang melibatkan pelajar, terlebih hingga menggunakan senjata tajam dan mengancam keselamatan jiwa.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23