DPRD Jabar

Jarak Asrama Haji ke Kertajati Jadi Catatan DPRD Jabar Jelang Pemberangkatan Haji 2026

×

Jarak Asrama Haji ke Kertajati Jadi Catatan DPRD Jabar Jelang Pemberangkatan Haji 2026

Sebarkan artikel ini
DPRD Jabar
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H.M. Hasbullah Rahmat. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Persiapan penyelenggaraan ibadah Haji 2026 mulai menjadi perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat. Komisi V DPRD Jabar menilai Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, akan menjadi faktor penentu kelancaran keberangkatan jemaah haji asal Jawa Barat tahun depan, khususnya terkait jarak tempuh dari Asrama Haji Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Indramayu.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H.M. Hasbullah Rahmat, menyebut waktu perjalanan dari Asrama Haji Indramayu menuju Bandara Kertajati yang mencapai sekitar satu jam lebih perlu mendapat perhatian serius. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan langsung ke BIJB Kertajati, Rabu (7/1/2026).

Baca Juga:  Komisi III DPRD Jabar Soroti Kinerja BUMD, Begini Katanya

Menurut Hasbullah, secara fisik dan teknis Bandara Kertajati dinilai telah memenuhi standar internasional dan siap melayani penerbangan jemaah haji. Bandara tersebut memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter dengan lebar 60 meter yang memungkinkan pesawat berbadan lebar beroperasi, serta fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, toilet, dan sarana prasarana lainnya.

Baca Juga:  DPRD Jabar Harap Pemberangkatan Haji Tahun 2023 Bisa Dilakukan dari BIJB Kertajati

“Yang perlu diperhatikan adalah jarak tempuh. Dari Asrama Haji di Indramayu ke Bandara Kertajati memerlukan waktu lebih dari satu jam, sehingga dibutuhkan skenario jalur transportasi agar jemaah tidak kelelahan di perjalanan. Waktu tempuh harus bisa diminimalisasi,” ujar Hasbullah.

Baca Juga:  Monitoring Kesiapan Arus Mudik, DPRD Jabar Minta Rest Area Tol Cisumdawu Jadi Prioritas

Ia menilai, hingga saat ini kesiapan Bandara Kertajati sebagai bandara keberangkatan dan kepulangan jemaah haji Jawa Barat sudah cukup matang. Dari sisi fasilitas dan standar pelayanan, bandara milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut dinilai mampu mendukung operasional haji secara maksimal.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2