DPRD Jabar

Ranperda Pemajuan Kebudayaan Dibahas, Sejarah Lokal Cirebon Masuk Sorotan DPRD Jabar

×

Ranperda Pemajuan Kebudayaan Dibahas, Sejarah Lokal Cirebon Masuk Sorotan DPRD Jabar

Sebarkan artikel ini
Pansus DPRD Jabar
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | CIREBON – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemajuan Kebudayaan di Jawa Barat mulai mengarah pada penguatan aspek sejarah lokal. Panitia Khusus (Pansus) XII DPRD Provinsi Jawa Barat membuka peluang memasukkan muatan sejarah daerah ke dalam naskah akademik Ranperda yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.

Baca Juga:  Penolakan Nama Baru RS Al Ihsan: Aliansi Ulama dan Tokoh Jabar Tegaskan Suara Rakyat Tak Bisa Diabaikan

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, mengatakan sejarah lokal menjadi salah satu poin penting yang tengah didiskusikan oleh Pansus XII. Meski demikian, ia menegaskan pembahasan tersebut masih bersifat dinamis dan memungkinkan adanya penambahan substansi lain sesuai kebutuhan daerah.

“Ini masih dalam tahap diskusi. Tidak tertutup kemungkinan ada aspek lain yang juga dimasukkan selain sejarah lokal,” kata Buky Wibawa di sela kunjungan kerja ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:  Polrestabes Bandung Amankan CCTV dari Lokasi kebakaran di Gedung Arsip DPRD Jabar

Dalam proses penyusunan Ranperda tersebut, Pansus XII DPRD Jawa Barat juga menjadikan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan milik Kota Cirebon sebagai bahan rujukan. Menurut Buky, regulasi yang telah lebih dulu diterapkan di tingkat kota dapat memberikan gambaran konkret dalam merumuskan kebijakan di level provinsi.

Baca Juga:  Rawan Bermasalah, Komisi III DPRD Jawa Barat Minta Pengawasan BPR Ditingkatkan

“Kota Cirebon sudah memiliki Perda Pemajuan Kebudayaan. Ini menjadi referensi penting bagi kami untuk dipelajari dan dibandingkan dalam penyusunan Perda provinsi,” ujarnya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2