Daerah

Bencana Alam di Cianjur Sepanjang 2025 Didominasi Longsor, Lebih dari 12 Ribu Warga Terdampak

×

Bencana Alam di Cianjur Sepanjang 2025 Didominasi Longsor, Lebih dari 12 Ribu Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Longsor di Ciamis
Ilustrasi longsor. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | CIANJURKabupaten Cianjur menghadapi intensitas bencana alam yang tinggi sepanjang 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat sebanyak 243 kejadian bencana alam terjadi selama tahun tersebut, dengan longsor dan tanah bergerak menjadi jenis bencana yang paling mendominasi.

Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan dari ratusan kejadian tersebut tercatat sebanyak 3.874 kepala keluarga atau 12.953 jiwa terdampak. Selain itu, sebanyak 2.240 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.

Baca Juga:  Empat Rumah Rusak Akibat Pergeseran Tanah di Cianjur, 12 Warga Mengungsi

“Sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing, namun masih ada warga yang terpaksa mengungsi karena rumahnya rusak akibat pergeseran tanah dan harus direlokasi,” kata Asep dalam keterangan yang diterima, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga:  Gara-gara Laris Manis, Sebuah Angkot di Bogor Ketahuan Jualan Miras

BPBD mencatat, sepanjang 2025 terjadi 125 kejadian tanah longsor dan tanah bergerak yang tersebar dari wilayah utara hingga selatan Cianjur. Sementara itu, bencana akibat cuaca ekstrem tercatat sebanyak 69 kejadian dan banjir sebanyak 49 kejadian.

Baca Juga:  Hingga April 2024, 167 Bencana Alam Terjang Kota Sukabumi

Dampak paling serius terjadi di wilayah selatan Cianjur. Asep menjelaskan, rumah dengan kategori rusak berat rata-rata berada di kecamatan yang mengalami pergerakan tanah cukup parah, seperti Agrabinta, Kadupandak, Takokak, dan Sukanagara. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian warga tidak dapat kembali menghuni rumahnya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2