JABARNEWS | JAKARTA – Manifes penerbangan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dengan nomor registrasi PK-THT mencatat total 11 orang di dalam kabin, terdiri atas delapan awak dan tiga penumpang dari pihak penyewa.
Hingga Sabtu sore, 17 Januari 2026, keberadaan seluruh kru dan penumpang pesawat tersebut belum diketahui.
Tim pencarian kini memusatkan operasi di sekitar koordinat terakhir yang terdeteksi di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.
Kawasan karst Leang-leang menjadi fokus penyisiran karena berada di jalur terakhir penerbangan dinas tersebut.
Berdasarkan data resmi, pesawat diawaki delapan personel dengan struktur kru yang lengkap.





