JABARNEWS | JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menjalankan Program Mak Comblang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, untuk mempertemukan langsung petani dengan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Inisiatif ini ditujukan memangkas rantai pasok pangan yang selama ini membuat petani dan dapur berjalan di jalur terpisah.
Program Mak Comblang dirancang untuk menjawab persoalan klasik distribusi pangan. Di satu sisi, petani kerap mengalami kelebihan produksi. Di sisi lain, dapur MBG di wilayah Jakarta dan Bogor justru kesulitan mendapatkan bahan baku dengan harga stabil dan pasokan berkelanjutan.
“Di satu sisi, petani di Cipanas mengalami kelebihan suplai. Namun, di sisi lain, dapur MBG di Jakarta dan Bogor justru kesulitan mendapatkan bahan baku dengan harga yang stabil. Mak Comblang Project hadir untuk menyambungkan dua sisi ini secara langsung,” ujar Juru Bicara BGN, Dian Fatwa, dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (22/1/2026).
Pelaksanaan program ini diawali dengan pertemuan antara BGN, petani, dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur.





