JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambut baik rencana Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk mengoptimalkan kawasan Meikarta sebagai hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun demikian, Dedi menegaskan konsep hunian tersebut harus berupa apartemen, bukan rumah susun.
“Menteri Perumahan menyampaikan Meikarta akan dijadikan kawasan rumah vertikal untuk MBR. Ini harapan baru,” kata Dedi usai pertemuan bersama Maruarar dan asosiasi pengembang di Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (22/1/2026).
Dedi menilai, secara psikologis dan pasar, istilah apartemen lebih dapat diterima masyarakat menengah ke bawah dibanding rumah susun.
“Apartemen, Pak. Apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah. Kalau rumah susun enggak pada mau, kalau apartemen mau,” ujarnya berseloroh.
Menurut Dedi, sebagian menara apartemen di Meikarta sudah terbangun dan tinggal diisi. Ia berharap pemanfaatan hunian vertikal tersebut dapat segera direalisasikan sebagai langkah strategis mencegah alih fungsi lahan pertanian.





