JABARNEWS | CIANJUR – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Cianjur menyatakan sikap keras atas kembali terjadinya keracunan massal akibat konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.
Ketua GMNI Kabupaten Cianjur, Rama, menyampaikan sikap tersebut melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (26/1/2026).
Peristiwa yang menimpa 17 siswa ini, menurut GMNI, menambah daftar panjang kasus serupa di Cianjur. Sejak 2025 hingga 2026, GMNI mencatat sedikitnya telah terjadi tujuh kasus keracunan MBG dengan total korban mencapai sekitar 198 siswa.
“Fakta ini menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan insiden tunggal, melainkan bentuk kelalaian sistemik yang terus berulang,” tegas Rama.
Ia menilai pemerintah gagal melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi anak.





