JABARNEWS | BANDUNG – Kondisi pengungsi pascabencana longsor di Desa Pasirlangu dan Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih jauh dari kata pulih. Selain kehilangan tempat tinggal, sebagian warga masih bergulat dengan trauma dan keterbatasan kebutuhan dasar di posko pengungsian.
Situasi tersebut terlihat saat Srikandi Parlemen Jawa Barat yang tergabung dalam Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Jabar turun langsung ke lokasi terdampak pada Kamis (5/2/2026). Kehadiran mereka difokuskan untuk melihat langsung kondisi penyintas sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.
Anggota DPRD Jawa Barat dari Daerah Pemilihan Jabar III Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irwan, mengatakan kunjungan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang masih merasakan dampak berat bencana.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi warga di Pasirlangu dan Kertawangi. Banyak dari mereka masih trauma dan membutuhkan perhatian berkelanjutan, bukan hanya sesaat setelah bencana terjadi,” ujar Tati dalam keterangan yang diterima, Sabtu (7/2/2026).
Ia menegaskan, dialog langsung dengan pengungsi menjadi penting untuk mengetahui kebutuhan riil di lapangan, terutama bagi perempuan, anak-anak, dan lansia.





