Daerah

Setahun Farhan Pimpin Bandung, 4.106 Titik PJU Terpasang hingga Flyover Nurtanio Beroperasi

×

Setahun Farhan Pimpin Bandung, 4.106 Titik PJU Terpasang hingga Flyover Nurtanio Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Satu tahun kepemimpinan Muhammad Farhan di Bandung diwarnai percepatan pembangunan infrastruktur dasar, mulai dari penerangan jalan hingga flyover baru. Pemerintah Kota Bandung menempatkan penguatan infrastruktur sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi Bandung Utama, khususnya pada pilar Maju.

Sepanjang 2025 hingga awal 2026, Pemkot Bandung merealisasikan pembangunan 501 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan total 4.106 titik Penerangan Jalan Lingkungan (PJL). Pembangunan dilakukan di jalan utama, kawasan permukiman padat, hingga gang sempit yang sebelumnya minim penerangan. Dari jumlah tersebut, 88 tiang dengan 742 titik merupakan usulan reses DPRD, sedangkan 413 tiang dengan 3.364 titik berasal dari Musrenbang.

Baca Juga:  Meriahkan Hari Bhayangkara, Polres Purwakarta Gelar Liga Sepak Bola

Selain itu, program Penerangan Jalan Gang (PJG) diluncurkan untuk gang dengan lebar di bawah dua meter. Pada tahap awal, delapan lokasi dipasangi 120 tiang. Sistem pemeliharaan 24 jam juga diterapkan untuk menjaga keberfungsian ribuan titik lampu.

Baca Juga:  INFO LOKER: Lowongan PT DNP Indonesia April 2023, Buka 1 Formasi Untuk 2 Orang

Di sektor jalan, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga memperbaiki 29,52 kilometer jalan pada 2025, mencakup 266 ruas. Beberapa ruas prioritas yang telah selesai dikerjakan antara lain Jalan Ir. H. Djuanda (Dago), Batu Nunggal, Pahlawan, dan Cemara. Capaian kemantapan jalan Kota Bandung kini mendekati 90 persen.

Baca Juga:  Bandung Tawarkan Proyek PJU Rp426 Miliar: Investasi Strategis dengan Peluang Bisnis Sektor Reklame Jangka Panjang

Pada sektor drainase, rehabilitasi terealisasi sepanjang 14.657 meter, sementara pembangunan baru hingga Oktober 2025 mencapai 1.606 meter dari target 3.928 meter. Total panjang drainase yang beroperasi optimal kini mencapai 282.349 meter, difokuskan pada wilayah rawan genangan seperti Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik Endah, Sukapura, hingga Leuwipanjang.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23