Daerah

Bupati Sumedang Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

×

Bupati Sumedang Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumedang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, resmi melarang kegiatan sahur on the road (SOTR), menyalakan petasan, dan aksi perang sarung selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan tersebut dituangkan dalam surat edaran sebagai langkah menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah masyarakat.

Baca Juga:  Ratusan Warganya Terserang DBD, Ini Kata Wali Kota Bogor Bima Arya

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan larangan itu diambil untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum selama bulan puasa.

“Pertama, kita tidak boleh sahur on the road, karena ini bagi kami lebih banyak mudharatnya. Jika sahur di jalan itu nanti dampaknya tidak bisa kita prediksi,” ujar Dony, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:  Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Purwakarta Hari Ini

Menurutnya, tradisi sahur di jalanan kerap menimbulkan kerumunan, kebisingan, hingga potensi gesekan antar kelompok. Pemerintah daerah tidak ingin aktivitas tersebut berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

Baca Juga:  Kadisdik Jabar Siap Mundur Jika Temukan Kecurangan pada PPDB 2024

Selain SOTR, Pemkab Sumedang juga melarang penggunaan petasan. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan warga yang sedang beristirahat maupun menjalankan ibadah.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2