JABARNEWS | BANDUNG – BNN RI menyatakan rokok elektrik atau vape kini menjadi pintu masuk baru dalam konsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru (New Psychoactive Substances/NPS).
“Kami menemukan fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif atau media baru untuk mengonsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru atau NPS,” ujar Suyudi dalam keterangan yang diterima, Kamis (19/2/2026).
Ia menegaskan, narasi yang menyebut vape sebagai alat bantu berhenti merokok dinilai belum terbukti secara ilmiah. Sebaliknya, produk tersebut justru dimanfaatkan sebagai medium baru penyalahgunaan zat terlarang.
“Saya tegaskan di sini bahwa narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok adalah ilusi yang belum terbukti efektif secara ilmiah. Alih-alih sebaliknya, produk ini justru mendapat pintu masuk baru,” ungkapnya.
Menurut Suyudi, karakteristik vape yang menghasilkan aroma tertentu membuat kandungan di dalamnya sulit dikenali secara kasatmata. Kondisi ini membuka peluang penyalahgunaan di berbagai tempat tanpa terdeteksi.





