JABARNEWS | SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan penanganan darurat pascalongsor yang terjadi di Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (23/2/2026). Material tanah yang runtuh sempat menutup aliran sungai kecil di sekitar lokasi, memicu kekhawatiran potensi banjir jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Peristiwa longsor tersebut tidak sampai merusak rumah warga. Namun aparat gabungan tetap bergerak cepat melakukan langkah antisipatif untuk mencegah dampak lanjutan, terutama kemungkinan longsor susulan dan luapan air.
Penanganan dilakukan secara kolaboratif oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama pemerintah desa dan kecamatan, unsur TNI-Polri, serta perangkat daerah terkait. Fokus utama adalah membersihkan material longsoran yang menumpuk di badan sungai agar aliran air kembali normal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menyatakan pihaknya telah meninjau langsung titik awal longsor hingga area terdampak di bagian bawah tebing.
“Kami memantau langsung dari titik awal longsor dan memastikan pembersihan dilakukan bersama seluruh stakeholder untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan,” ujar Tuti.





