JABARNEWS | SUKABUMI – Jagat media sosial dihebohkan dengan video seorang perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terbaring lemah di rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab. Korban diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya dan tidak menerima gaji selama bekerja.
Video yang diunggah akun Nayla Arsyad pada Minggu (22/2/2026) menyebut korban kerap mengalami kekerasan setiap kali meminta hak gajinya untuk dikirimkan ke keluarga di Indonesia.
“Dapat info dari teman yang ada di rumah sakit Dubai, Teteh ini disiksa majikannya, tidak digaji. Kalau minta gaji buat dikirim ke Indo langsung disiksa. Katanya dia orang Cianjur Agrabinta, namanya Teh Dewi,” tulis narasi dalam unggahan yang viral tersebut.
Berdasarkan penelusuran, korban diketahui bernama Dewi (37). Meski dalam video disebut warga Agrabinta, Cianjur, Dewi berasal dari Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Ia kemudian menetap di Kampung Ciranji, Desa Mangunjaya, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, mengikuti suaminya.
Saat ini Dewi dilaporkan menjalani perawatan intensif di Rashid Hospital. Dalam video yang beredar, tampak kondisi fisiknya memprihatinkan dengan lebam di bagian mata, tangan, dan kaki. Ia juga dikabarkan mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh akibat dugaan kekerasan tersebut.





