Daerah

Bayi Nyaris Tertukar, DPRD & Pemprov Jabar Desak Kemenkes Audit RSHS Bandung

×

Bayi Nyaris Tertukar, DPRD & Pemprov Jabar Desak Kemenkes Audit RSHS Bandung

Sebarkan artikel ini
Suasana akses masuk RSHS Bandung yang kini dalam pengawasan ketat setelah munculnya kasus keamanan pasien yaitu Bayi nyaris tertukar.
Ilustrasi bayi yang yang nyaris tertukar (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Barat mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengaudit menyeluruh kasus RSHS Bandung terkait insiden bayi nyaris tertukar.

Legislator menilai langkah ini sangat mendesak karena rentetan masalah di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) mencerminkan rapuhnya sistem pengawasan serta pengabaian SOP Rumah Sakit Hasan Sadikin.

Baca Juga:  DPRD Jabar Sebut Sektor Perkebunan Bisa Atasi Kemiskinan

Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, mensinyalir adanya celah keamanan serius pada sistem pelayanan rumah sakit rujukan tersebut. Ia menyoroti pola insiden yang terus berulang di RSHS dalam dua tahun terakhir pada bulan yang sama.

Baca Juga:  Taman Musik sebagai Ruang Publik di Kota Bandung

“Persis April tahun lalu, kasus pelecehan oleh Dokter Priguna terjadi di RSHS. April tahun ini terjadi lagi dengan kasus berbeda, yaitu penculikan anak. Ini harus menjadi perhatian khusus,” ujar Zaini, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:  Soal Hasil Pembahasan P2APBD TA 2021, Komisi V DPRD Jabar Bilang Begini

Zaini mendesak manajemen RSHS segera menjamin keamanan rumah sakit rujukan dengan membenahi total alur pelayanan.

Pages ( 1 of 4 ): 1 234