“Dari 83 bodypack itu, sebanyak 64 merupakan warga setempat dari daftar 80 orang yang dilaporkan menjadi korban oleh pemerintah desa dan Pemda Bandung Barat,” kata Ade.
Ia menegaskan, memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi, Basarnas bersama unsur SAR gabungan tetap bersiaga. Jika ada informasi atau indikasi baru terkait keberadaan korban yang diduga masih tertimbun material longsor, tim akan segera melakukan tindak lanjut.
“Apabila terdapat informasi atau indikasi baru yang disampaikan di lokasi, Basarnas akan terus menindaklanjuti terkait penemuan atau dugaan adanya korban,” ujarnya.
Operasi yang berlangsung hampir tiga pekan ini menunjukkan kompleksitas medan dan besarnya dampak longsor di kawasan perbukitan tersebut. Fokus selanjutnya tidak hanya pada penyelesaian identifikasi korban, tetapi juga pada percepatan pemulihan wilayah terdampak serta pendampingan bagi keluarga korban. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





