Volume sampah terbesar tercatat di SWK Karees, yakni mencapai 57 meter kubik. Sampah tersebut berasal dari sejumlah titik keramaian, antara lain kawasan Asia Afrika, Jalan Ahmad Yani, Jalan Otista, seputaran Alun-alun Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, hingga Jalan Gatot Subroto.
Adapun di SWK Cibeunying, DLH mengangkut 23,5 meter kubik sampah dari berbagai ruas jalan dan kawasan publik, seperti Cihampelas, Dipatiukur, Jalan Ir. H. Djuanda, Supratman, Citarum, Diponegoro, Surapati, Balai Kota, Monumen Perjuangan, Braga, hingga kawasan Pasar Kosambi dan Pasar Cihargeulis.
Pembersihan dilakukan oleh petugas kebersihan DLH dengan dukungan armada pengangkut sampah yang disiagakan di masing-masing wilayah sejak malam hingga dini hari.
Upaya penanganan pascaperayaan malam Tahun Baru ini juga didukung oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung. Melalui keterangan resmi di akun Instagram @bdg.siaga113, Kepala Damkarmatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan monitoring, pengawasan, dan pengendalian selama momentum pergantian tahun.
Ia menjelaskan terdapat lima lokasi yang menjadi titik pantau sekaligus titik pengamanan dan pembersihan pascaperayaan malam Tahun Baru 2026.





