JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menaikkan anggaran infrastruktur jalan dari Rp130 miliar menjadi Rp300 miliar pada 2026. Kenaikan lebih dari dua kali lipat itu disebut sebagai langkah percepatan pembangunan, dengan syarat perencanaan dan pengawasan dilakukan secara ketat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan lonjakan anggaran harus diikuti kualitas pelaksanaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Perencanaan kita harus sangat matang sehingga terserap Rp300 miliar. Jangan cuma besar di angka, tapi tidak berkualitas,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima, Sabtu (21/2/2026).
Ia mengakui masih adanya catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan dan hasil inspeksi proyek infrastruktur. Hal tersebut menjadi perhatian dalam penyusunan dan pelaksanaan APBD 2026.
“Kita harus meningkatkan lagi scoring pencegahan korupsi supaya bisa menjalankan amanat APBD dengan baik,” katanya.





