“Ada yang gentengnya hiber (terbang), bagian atas rumahnya rungkad (rusak). Di Cimahi saya lihat langsung, ada juga warga yang sakit stroke. Itu kita obati dan rumahnya kita bangunkan lagi. Tempat tidurnya sudah tidak layak, sekarang sedang kita belikan kasur,” ujar Om Zein.
Angin kencang yang diduga puting beliung itu datang tiba-tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Ketua RT 12/RW 04 Kampung Cisaat, Nersi, menuturkan warga sempat panik mendengar suara gemuruh sebelum angin melanda pemukiman.
“Awalnya terdengar angin gemuruh, tiba-tiba ramai warga bilang ada rumah yang kena. Pas dilihat, ternyata banyak rumah yang roboh, ada yang rusak ringan dan banyak juga yang rusak berat,” kata Nersi.
Sebagian besar bangunan di Desa Cisaat mengalami kerusakan berat. Atap rumah beterbangan hingga ambruk ke tanah, sementara kerusakan ringan berupa genteng yang terlepas dan rusak.
Nersi mengatakan beberapa warga bahkan sempat terjebak di dalam rumah karena kuatnya dorongan angin kencang.





