Dengan ruang fiskal yang tersedia, Pemkot Bandung menetapkan tiga fokus besar dalam pelaksanaan APBD 2026. “Prioritas pertama adalah infrastruktur dasar. Prioritas kedua sampah. Prioritas ketiga layanan-layanan dasar yang harus diperbaiki. Kami juga akan memberikan perhatian khusus untuk adminduk agar bisa lebih sempurna,” ucap Farhan.
Di sisi lain, Pemkot Bandung juga menargetkan optimalisasi penerimaan pajak daerah, termasuk Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PB1). “PB1 ini akan kita push. Itu sebabnya kami terus mendorong event-event besar di Kota Bandung. Event besar bisa meng-cover beberapa program yang dibatalkan karena efisiensi pemerintah,” ungkapnya.
Setelah pengesahan di DPRD, APBD Kota Bandung 2026 akan memasuki tahap evaluasi gubernur selama 14 hari sebelum mulai dijalankan. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





