Secara pribadi, Dedi juga melakukan penghematan dengan menghapus penggunaan baju dinas, kendaraan dinas, serta tidak lagi menggunakan anggaran perjalanan dinas.
“Gubernur sendiri sudah menghapus baju dinas, menghapus kendaraan dinas, dan pada 2026 saya tidak lagi menggunakan dana perjalanan dinas pemerintah,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Dedi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Barat yang telah taat membayar pajak kendaraan bermotor. Hingga hari keenam tahun 2026, minat masyarakat dalam membayar pajak kendaraan masih tinggi dan menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar daerah.
Ia pun optimistis, dengan dukungan masyarakat, kualitas pembangunan di Jawa Barat akan terus meningkat dan dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
“Tahun depan masyarakat akan merasakan jalan yang semakin baik, lampu yang semakin terang, drainase yang tertata, dan jaringan CCTV yang semakin luas di seluruh Jawa Barat,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





