Pernyataan tersebut kemudian diluruskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia menjelaskan besaran kewajiban tahunan yang ditanggung pemerintah provinsi.
“(Masjid) Al Jabbar Rp 45 (miliar) per tahun. (Bandara) Kertajati Rp 100 (miliar),” kata Dedi kepada gubernur.
Mendengar penjelasan itu, Dedi Mulyadi mempertanyakan kemungkinan penghentian sementara pembiayaan Bandara Kertajati.
“Pertanyaan saya bisa nggak sih, karena kita ngebiayain terus gak ada hasilnya Kertajati setop dulu deh? Ya kita harus jujur Pak,” ucapnya.





