Daerah

APBN Jadi Motor Penggerak Asta Cita di Jawa Barat, Surplus Rp15,47 Triliun

×

APBN Jadi Motor Penggerak Asta Cita di Jawa Barat, Surplus Rp15,47 Triliun

Sebarkan artikel ini
DJP
APBN Jadi Motor Penggerak Asta Cita di Jawa Barat. (Foto: Istimewa).

Program Prioritas Asta Cita: Dari Gizi hingga Pendidikan

Melalui APBN, berbagai program prioritas Asta Cita telah menjangkau masyarakat Jawa Barat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau 8 juta penerima manfaat di 27 kabupaten/kota, sedangkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah membantu 44.093 unit rumah dengan realisasi Rp5,52 triliun.

Baca Juga:  Waduh! Pekerja Migran Asal Cianjur Tewas di Arab Saudi, Penyebabnya Bikin Ngelus Dada

Sektor pendidikan juga menunjukkan hasil konkret. Program Sekolah Rakyat terealisasi Rp25,25 miliar dengan 13 sekolah aktif dan 1.303 siswa. Program Revitalisasi Sekolah mencapai Rp11,31 miliar, sementara pembangunan SMA Unggul Garuda Rancamaya, Bogor terealisasi Rp59,31 miliar sebagai bagian dari penguatan pendidikan unggulan daerah.

Sektor ekonomi kerakyatan turut diperkuat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp20,93 triliun untuk 385 ribu debitur dan Ultra Mikro (UMi) Rp1,20 triliun untuk 247 ribu debitur.

Baca Juga:  Diduga Keracunan Gas Amonia, Satu Orang Karyawan Aquafarm Meninggal Dunia

Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Harga

Dari sisi makroekonomi, perekonomian Jawa Barat pada triwulan II 2025 tumbuh 5,23% (yoy) dengan nilai PDRB ADHK mencapai Rp459,80 triliun. Inflasi relatif terkendali di level 2,19% (yoy), dengan neraca perdagangan mencatat surplus USD 2,43 miliar pada Agustus 2025.

Baca Juga:  Ribuan Miras Ditemukan dalam Kontrakan di Cihideung Tasikmalaya, Reputasi Kota Santri Dipertanyakan

Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) naik menjadi 116,12, menunjukkan peningkatan daya beli petani, meski Nilai Tukar Nelayan (NTN) sedikit turun menjadi 113,22.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3