Daerah

Awal 2026 Berisiko Lonjakan DBD, Wali Kota Bandung Minta Warga Tak Sepelekan Ini

×

Awal 2026 Berisiko Lonjakan DBD, Wali Kota Bandung Minta Warga Tak Sepelekan Ini

Sebarkan artikel ini
Farhan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa).

“Menguras saja tidak cukup, harus disikat karena telur nyamuk bisa menempel di dinding bak. Genangan air sedikit pun bisa menjadi tempat nyamuk bertelur,” ujarnya.

Terkait fogging, Farhan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Fogging hanya diterapkan berdasarkan kajian epidemiologis dari puskesmas dan kelurahan jika suatu wilayah dinyatakan sebagai daerah endemis.

Baca Juga:  Farhan Tegaskan Komitmen Kota Bandung Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

“Fogging menggunakan pestisida yang kuat. Kita tidak ingin menyebarkan racun tanpa dasar yang jelas,” katanya.

Farhan mengingatkan bahwa DBD bukan penyakit ringan. Jika terlambat ditangani, infeksi virus dengue dapat menyebabkan pendarahan berat hingga menyerang organ vital seperti saluran pencernaan dan otak.

Baca Juga:  Duh! Kasus DBD di Tasikmalaya Meningkat, Satu Orang Meninggal Dunia

“Ini bukan untuk ditakuti, tetapi harus diwaspadai. Jangan pernah menganggap remeh setiap demam,” pungkasnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 3 of 3 ): 12 3