Daerah

Dedi Mulyadi Siapkan Holding BUMD Sangga Buana, 36 Perusahaan akan Dikonsolidasikan

×

Dedi Mulyadi Siapkan Holding BUMD Sangga Buana, 36 Perusahaan akan Dikonsolidasikan

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi tegaskan Pemprov Jabar setop alih fungsi lahan dan kembalikan ruang terbuka hijau.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serius membentuk holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bernama Sangga Buana untuk mengonsolidasikan puluhan perusahaan daerah. Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai syarat utama pembentukan struktur baru tersebut.

Dedi mengatakan pihaknya telah mengirimkan dokumen hasil uji kelayakan atau feasibility study sebagai dasar pembentukan holding tersebut. “Saya sudah berkirim surat. Masih nunggu rekomendasi Pak Mendagri. (Namanya?) Sangga Buana. (Artinya?) Sangga itu penyangga, Buana itu dunia,” kata Dedi dalam keterangan yang diterima, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga:  Kenaikan Tarif Tol Mulai Dikeluhkan Sopir Bus Angkutan Umum

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan kajian pembentukan holding dilakukan oleh tenaga ahli profesional dari Burhanuddin Abdullah Center. Kajian tersebut menjadi dasar konsolidasi BUMD agar lebih sehat secara investasi dan pengelolaan aset.

Baca Juga:  Ridwan Kamil: DAU Dialokasikan Kepada Daerah Otonomi Baru

Saat ini, Pemprov Jawa Barat memiliki 37 BUMD yang terdiri dari 28 perusahaan di sektor keuangan dan sembilan perusahaan di sektor non-keuangan seperti infrastruktur dan energi. Namun, holding Sangga Buana nantinya hanya akan mencakup 36 BUMD, karena Bank BJB tidak masuk dalam skema tersebut.

Baca Juga:  Soal Wacana Pembatasan Usia Medsos, Pengamat: Tidak Penting

“FS sudah kami kirim ke Kemendagri, karena harus mengikuti PP dan Permendagri mengenai BUMD. Yang jelas BJB tidak masuk ke holding,” kata Herman.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2