Awal Tahun, Bupati Ciamis Lantik Sembilan Kadis

JABARNEWS | CIAMIS – Di awal Tahun 2020, Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya melantik 157 pejabat dilingkungan Pemkab Ciamis yang terdiri dari jabatan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional, di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Ciamis, pelantikan tersebut berlangsung di Aula Setda, Kamis (2/1/2020).

“Dalam penentuan pejabat yang akan mengisi jabatan tinggi pratama, Bupati Ciamis mengaku sempat bingung, karena menurutnya dari jumlah sebanyak 50 orang yang mengikuti seleksi, ada 27 orang yang telah lolos seleksi, sedangkan kebutuhan jabatan tinggi pratama hanya 9 orang,” kata Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya di Aula Setda, Kamis (2/1/2020).

Baca Juga:  Ternyata Ini Alasanya Orang Sering Berkata Kasar Bisa Menjadi Teman Terbaik

Meski begitu, untuk menentukan siapa 9 jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Ciamis, kami melakukan musyawarah dengan Pak Yana (Wakil Bupati Ciamis). Karena hal tersebut merupakan hak prerogratif Bupati dalam menentukan siapa pilihannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis juga berharap para ASN yang telah dilantik dapat melaksanakan tugas dan fungsi yang sebaik-baiknya, serta dapat melayani masyarakat dengan secara maksimal.

Baca Juga:  Kisah Pemisahan Tubuh Bayi Kembar Siam di RSHS Bandung: Ayesha dan Aleeya Akhinya Bisa Pulang

“Kita ini merupakan pelayan masyarakat maka harus melayani masyarakat dengan secara maksimal, oleh sebab, layani masyarakat dengan setulus hati, jangan sampai menyulitkan masyarakat,” jelasnya.

Maka demikian, para ASN di Kabupaten Ciamis harus memiliki inovasi dan kreasi demi tercapainya program Ciamis yang sudah tertuang di RJPMD.

Baca Juga:  Belasan Anak Asal Jabar Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Empat Orang Hilang Misterius

“Saya meminta waktu maksimal 2 tahun agar para ASN berkarya dan maju kedepan serta melayani masyarakat dengan baik, namun apabila kinerjanya selama itu tidak bagus, kami tidak akan segan-segan mengnonjobkan pegawai, karena peraturan memperbolehkan seperti itu,” tegasnya.

Pelantikan ini tidak ada istilah jual beli jabatan, ini murni sesuai dengan hasil prestasi kinerja yang baik selama ini. (CR1)