Daerah

Penentuan Puncak! Bandung bjb Tantang Popsivo di Seri Pontianak

×

Penentuan Puncak! Bandung bjb Tantang Popsivo di Seri Pontianak

Sebarkan artikel ini
Penentuan Puncak! Bandung bjb Tantang Popsivo di Seri Pontianak
Pemain Bandung bjb Tandamata menjelang laga Seri Pontianak di GOR Terpadu Ahmad Yani.

JABARNEWS | PONTIANAKBandung bjb Tandamata langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya usai mencatat hasil positif pada pertandingan pembuka. Tim besutan Risco Herlambang itu akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dalam lanjutan babak reguler putaran pertama Seri Pontianak di GOR Terpadu Ahmad Yani, Minggu (11/1/2026).

Pertandingan ini memiliki bobot besar bagi Bandung bjb. Satu kemenangan akan memastikan tim asal Kota Kembang tersebut menutup Seri Pontianak sebagai pemimpin klasemen kelompok putri.

Peta Klasemen Masih Terbuka Lebar

Dari satu laga yang telah dijalani, Bandung bjb mengoleksi tiga poin dan berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Posisi tersebut ditempati karena bjb kalah rasio poin dari Phonska Plus Pupuk Indonesia yang meraih kemenangan telak 3-0 atas Medan Falcons dengan skor 25-15, 25-10, 25-16 pada Sabtu (10/1/2026).

Hasil itu membuat Jakarta Popsivo Polwan dan Bandung bjb berada di urutan kedua dan ketiga. Dengan situasi tersebut, duel antara Bandung bjb dan Popsivo dipastikan menjadi laga penentu siapa yang berhak keluar sebagai penguasa Seri Pontianak sektor putri.

Manajer Soroti Detail Kecil Penentu Laga

Manajer Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M.Si., menyatakan kepercayaannya kepada kinerja tim pelatih yang dinilai mampu memaksimalkan potensi pemain.

Baca Juga:  Tak Kunjung Pulang Setelah Buang Sampah, Gadis Ini Ditemukan Tewas

Hal tersebut tercermin dari kemenangan meyakinkan 3-0 atas Jakarta Livin Mandiri dengan skor 25-21, 25-15, 25-21 pada Jumat (9/1/2026).

Meski demikian, Asep menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi menjelang laga melawan Popsivo. Ia menekankan pentingnya komunikasi antarpemain di lapangan.

“Tim pelatih tahu persis strategi dan kondisi di lapangan. Tetapi dibalik itu, tentunya masih ada kekurangan yang harus diperbaiki. Salah satunya komunikasi di lapangan, harus ada yang bersuara, baik itu ketika mengambil bola atau melepasnya, sehingga tidak terlalu mengandalkan satu pemain,” ujar Asep.

Menurutnya, komunikasi yang efektif akan mendukung kolaborasi antara pemain muda, senior, dan pemain asing agar rotasi berjalan sesuai kebutuhan pertandingan.

Rotasi Pemain Tetap Jadi Senjata

Bandung bjb membuka peluang kembali mengandalkan kombinasi pemain muda dalam menghadapi Popsivo.

Asep menilai, jika Calista Maya Ersandita mampu tampil impresif sebagai outside hitter saat melawan Livin, maka pemain lain juga berpotensi mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan.

Sejumlah nama seperti Wa Ode Ardiana, Tiara A. Ratna Sanger, Maradanti “Rara” Namira, Shintia Alliva Mauludina, hingga Cindy Tiara Berliyan disiapkan untuk tampil sesuai kebutuhan tim.

Sebagai bagian dari persiapan, tim pelatih terus melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk menganalisis hasil pertandingan Popsivo saat menundukkan Medan Falcons dengan skor 3-0 (25-20, 25-19, 25-14) pada Jumat (9/1/2026).

Baca Juga:  Ema Sumarna Targetkan Imunisasi Anak di Kota Bandung Capai 95 Persen Bulan Ini

“Tim pelatih sudah melakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk melakukan analisis hasil pertandingan Popsivo melawan Falcon,” tegas Asep.

Risco Tekankan Servis Menekan dan Pertahanan

Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang, memastikan timnya tetap mengandalkan perpaduan pemain muda, senior, dan asing. Strategi tersebut diterapkan agar permainan tidak terlalu bergantung pada dua legiun asing, Sonaly Cidrao asal Brasil dan Anastasia Guerra dari Italia.

Selain itu, Risco juga menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama serta komunikasi antarpemain, khususnya saat bertahan.
“Saya harap lebih baik lagi komunikasinya dan lebih percaya diri,” ujar Risco.

Mantan pelatih Timnas Voli Putri Indonesia 2022 itu mengakui laga melawan Popsivo memiliki aura yang berbeda. Ia juga menyebut dukungan suporter akan memberikan dorongan motivasi tambahan bagi para pemain.

Meski demikian, Risco menilai mental skuadnya saat ini cukup kuat untuk menghadapi tekanan.

Ia menegaskan bahwa fokus utama tim adalah meredam permainan Popsivo agar tidak berkembang, terutama pergerakan dua pemain asing asal Republik Dominika, Yonkaira Peña dan Bethania de la Cruz-Mejía, serta kekuatan middle block lawan.

Baca Juga:  Final Proliga 2023 Jadi Kesempatan Bandung bjb Tandamata Bayar Kegagalan di Musim 2018

“Yang harus diwaspadai tim Popsivo adalah dua pemain asing mereka dan middle block mereka. Saya akan instruksikan dari awal servis menekan, sehingga membuat permainan Popsivo tidak berkembang. Jadi untuk melawan Popsivo, saya sangat yakin kita bisa menang, jika kami bisa bermain seperti saat menawan Livin,” kata Risco optimistis.

Pemain Jaga Konsistensi dan Fokus

Dari sisi pemain, Calista Maya Ersandita mengungkapkan bahwa chemistry antarpemain di bawah arahan tim pelatih telah terbangun dengan baik.

Namun ia mengingatkan seluruh rekan setimnya agar tetap fokus dan menjaga konsistensi performa.

Ia menilai inkonsistensi permainan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Bandung bjb gagal menembus final four pada musim 2025 lalu.

“Chemistry sudah terbangun antara seluruh pemain. Karena tanpa rekan satu tim yang lain, tidak mungkin saya bisa memberikan performa yang baik seperti saat melawan Livin kemarin,” ujar Calista.

Calista berharap Bandung bjb dapat tampil lebih kompak saat menghadapi Popsivo. Meski meraih kemenangan pada laga sebelumnya, ia menegaskan evaluasi tetap diperlukan sebagai bagian dari persiapan.

“Mudah-mudahan melawan Popsivo nanti kita bisa lebih kompak lagi. Walaupun kami menang atas Livin, tetap masih ada evaluasi yang harus dilakukan,” pungkasnya.(Red)