JABARNEWS | BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memastikan bantuan pendidikan bagi siswa sekolah swasta tetap berjalan pada tahun 2026 meski skema Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) resmi diganti. Pemprov Jabar kini mengalihkan program tersebut menjadi beasiswa personal dan beasiswa operasional yang difokuskan khusus untuk pelajar miskin.
Kepala Disdik Jawa Barat Purwanto mengatakan, kebijakan baru ini dirancang agar bantuan lebih tepat sasaran dan menyentuh siswa yang benar-benar membutuhkan.
“Di 2026 kami sudah sepakati ada dua bentuk bantuan, yaitu beasiswa personal dan beasiswa operasional. Beasiswa personal untuk kebutuhan siswa seperti sepatu, seragam, tas, buku. Sedangkan beasiswa operasional untuk membantu bayar SPP di sekolah swasta bagi pelajar miskin,” kata Purwanto, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, nilai beasiswa operasional ditetapkan sebesar Rp600 ribu per siswa untuk satu tahun. Sementara beasiswa personal diberikan dalam bentuk perlengkapan sekolah, bukan uang tunai.
Menurut Purwanto, penerima bantuan ditentukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikeluarkan pemerintah pusat. Penyaluran akan dilakukan pada tahun ajaran baru 2026/2027 setelah proses pemutakhiran data selesai.





