Daerah

Disdik Jabar Pastikan Beasiswa Sekolah Swasta Tetap Ada 2026, Fokus Siswa Miskin dengan Skema Baru

×

Disdik Jabar Pastikan Beasiswa Sekolah Swasta Tetap Ada 2026, Fokus Siswa Miskin dengan Skema Baru

Sebarkan artikel ini
Kadisdik Jabar menekankan komunikasi terbuka SPPG dan sekolah agar MBG berjalan lancar.
Kadisdik Jabar Purwanto (Foto: Instagram Disdik Jabar)

“Kami menggunakan DTSEN sebagai basis data penerima. Setelah cut off data, penyaluran kemungkinan sekitar September 2026,” ujarnya.

Purwanto mengakui nilai bantuan operasional mengalami penurunan dibanding usulan awal yang sempat mencapai Rp1,2 juta per siswa per tahun. Penyesuaian dilakukan karena jumlah sasaran penerima diperluas, sehingga anggaran harus dibagi lebih merata.

Baca Juga:  983 Lembaga DTA di Karawang Terima Dana Hibah BOPF, Total Capai Rp10 Miliar

“Awalnya kami usulkan Rp1,2 juta. Tapi karena sasaran penerima bertambah, akhirnya menjadi Rp600 ribu per orang untuk satu tahun. Sekarang masih tahap verifikasi faktual,” ucapnya.

Baca Juga:  Raih Opini WTP Dua Tahun Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan di Tangan Hengki Bersih

Meski demikian, ia menegaskan beasiswa operasional memang tidak dimaksudkan untuk menutup seluruh biaya pendidikan di sekolah swasta. Bantuan tersebut bersifat subsidi yang melengkapi dana dari pemerintah pusat melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga:  Jabar Naikkan Belanja Modal Jadi Rp5 Triliun, Fokus Tekan Kesenjangan dan Bantu Siswa Kurang Mampu

“Mereka tetap dapat BOS dari pusat. Beasiswa operasional ini bantuan tambahan dari Pemprov Jabar,” katanya.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3