Daerah

Begini Cara Tim Pengendalian Inflasi Daerah Jabar untuk Antisipasi Stagflasi

×

Begini Cara Tim Pengendalian Inflasi Daerah Jabar untuk Antisipasi Stagflasi

Sebarkan artikel ini
High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se-Jawa Barat, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (14/7/2022). (Foto: Istimewa).
High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Se-Jawa Barat, di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (14/7/2022). (Foto: Istimewa).

“Pertumbuhan ekonomi Jabar masih di atas nasional 5,61 persen. Akan tetapi inflasi kita juga ada peningkatan. Nah, stagflasi ini kan antara pertumbuhan yang makin lambat, inflasi meningkat, itulah persoalannya,” sambungnya.

Baca Juga:  Purwakarta Terapkan Pendidikan Berkarakter di Armed 1 Kostrad, Libatkan TNI-Polri Tangani Kenakalan Remaja

Maka pada High Level Meeting itu dirumuskan sejumlah langkah antisipasi baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.

Diharapkan rumusan yang dirancang dapat segera terealisasikan dan berdampak positif pada pertumbuhan perekonomian Jabar, terlebih lagi nasional.

Baca Juga:  Efisiensi Anggaran Dinas PUTR Cianjur: Perjalanan Dinas Dipangkas 50 Persen dan ATK 75 Persen

Untuk antisipasi jangka pendek, salah satunya langkah yang akan dilakukan adalah memangkas jalur distribusi pangan. Yerry mengungkapkan terdapat tiga persoalan ketahanan pangan, di antaranya ketersediaan, keterjangkauan, dan distribusi.

Baca Juga:  Hari Menanam Pohon Indonesia, Dandim 0619 Purwakarta Ajak Masyarakat Lakukan Hal Ini

“Upaya dari Pemda Provinsi Jabar, kita mempunyai dua pusat distribusi pangan, yaitu di Purwakarta dan Cirebon. Tapi kita perlu semacam kerja sama regional antar wilayah,” ungkap Yerry.

Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34

Tinggalkan Balasan