Daerah

Rebut Kembali Keramba! BGN Dorong Buruh Kolam Jadi Bos Ikan Cirata Purwakarta

×

Rebut Kembali Keramba! BGN Dorong Buruh Kolam Jadi Bos Ikan Cirata Purwakarta

Sebarkan artikel ini
Budidaya ikan patin dan nila di Waduk Cirata Purwakarta Jawa Barat.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (Waka BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang (tengah) didampingi Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin (kiri) menuju rumah keramba jaring apung di Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. (Foto: Dok BGN)

Selama ini, modal menjadi momok menakutkan bagi petani. Untuk satu musim tanam budidaya ikan, dibutuhkan dana segar sekitar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Celakanya, harga pakan yang fluktuatif sering membuat petani buntung hingga terpaksa menjual aset mereka kepada pemodal besar.

Baca Juga:  Siasati Kurban di Tengah Pandemi, Oded: Diam di Rumah Bagian dari Berkurban

Kondisi perairan Cirata pun kian sesak. Data per pertengahan 2025 menunjukkan ada 86.437 unit karamba di Waduk Cirata, padahal kapasitas idealnya hanya 21.792 unit.

Baca Juga:  Belasan Balita di Tasikmalaya Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Program MBG

Selain over-capacity, ancaman fenomena upwelling (pembalikan massa air) seringkali memicu kematian ikan massal yang bikin petani gigit jari.

“Setelah dijual, mereka yang semula memiliki karamba kemudian menjadi pekerja,” ujar Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin saat mendampingi Nanik.

Baca Juga:  Wah! Ternyata Buang Kursi, Sofa, Hingga Kulkas di Kota Bandung Ada Syaratnya, Apa Saja?
Pages ( 2 of 4 ): 1 2 34