JABARNEWS | BANDUNG – PT Blue Bird Tbk mencatat kinerja keuangan tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp5,7 triliun atau tumbuh 13,2 persen secara tahunan (year on year/YoY).
Pertumbuhan tersebut didorong oleh performa solid di seluruh lini bisnis, baik taksi maupun non-taksi, yang secara kolektif memperkuat fondasi bisnis perusahaan.
Dari sisi profitabilitas, Bluebird mencatat EBITDA sebesar Rp1,34 triliun dan laba bersih Rp643,4 miliar, yang juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi sekaligus tumbuh di tengah perubahan industri transportasi.
Direktur Utama Bluebird, Andre Djokosoetono, menyebut kinerja tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan serta investasi berkelanjutan.
“Pencapaian ini mencerminkan konsistensi kinerja di tengah investasi berkelanjutan untuk peremajaan armada, peningkatan kesiapan layanan, serta pengembangan kapabilitas digital,” ujarnya, Senin (30/3/2026).





