Menurutnya, rencana pembangunan tersebut telah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui program Infrastruktur Jalan Desa dan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
“Kita lagi mengajukan ke pemerintah pusat ke Kementerian PUPR melalui program Infrastruktur Jalan Desa, semoga ini bisa terealisasi,” ujarnya.
Syakur menjelaskan, sesuai standar nasional, pembangunan satu kilometer jalan dengan ketebalan 40 sentimeter dan lebar 4 meter membutuhkan anggaran sekitar Rp4 miliar.
Ia menambahkan, selama ini pembangunan jalan di Garut dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran daerah, provinsi, maupun pusat sehingga pola pembangunan terkesan terputus-putus.
“Kita berharap bahwa dengan ada bantuan dari pemerintah pusat bisa lebih sistematis,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





