Daerah

Ciptakan Ekonomi Hijau, Bandung Terbuka Jadi ‘Living Lab’ Karbon RI

×

Ciptakan Ekonomi Hijau, Bandung Terbuka Jadi ‘Living Lab’ Karbon RI

Sebarkan artikel ini
Farhan tandatangani komitmen kolaborasi ekonomi hijau bandung
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menandatangani komitmen ekonomi hijau Bandung di CDC 2025 ITB. (Foto: Diskominfo Bandung)

Selain strategi pembiayaan RTH, Farhan juga mengoptimalkan potensi Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Terdapat sekitar 600–700 hektare LSD di Kota Bandung yang disiapkan sebagai natural capital atau modal lingkungan vital dalam skema perdagangan karbon masa depan.

Baca Juga:  Berikut Jadwal Pertandingan Piala Dunia U-17 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung

Guna memastikan keberhasilan visi Carbon Digital Conference (CDC) 2025 ini, dokumen kolaborasi Pemkot Bandung dan IDCTA menetapkan enam pilar kerja utama:

  1. Penyusunan regulasi pendukung tata kelola karbon yang berkelanjutan.
  2. Penguatan kelembagaan, kapasitas SDM, serta koordinasi dengan lembaga nasional maupun internasional.
  3. Penelitian dan kajian monetisasi lingkungan melalui pasar karbon, ekowisata, ekonomi sirkular, dan skema pembayaran jasa lingkungan.
  4. Edukasi publik dan literasi iklim bagi masyarakat serta perangkat pemerintah.
  5. Inventarisasi sumber daya lingkungan dan potensi kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.
  6. Penerapan prinsip good governance dalam seluruh implementasi kerja sama.
Baca Juga:  Polri Ungkap Identitas Terduga Teroris Yang Serang Mapolda Riau

Ajang CDC 2025 yang dihadiri pakar kebijakan, akademisi, hingga startup teknologi global ini menjadi titik balik arah pembangunan Kota Bandung.

Baca Juga:  Bandung Kirim Sampah ke Bekasi, Insinerator Kota Tak Lagi Cukup
Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4