Daerah

Cirebon Timur Diusulkan Jadi Daerah Otonomi Baru, Bakal Ganti Nama Caruban Nagari?

×

Cirebon Timur Diusulkan Jadi Daerah Otonomi Baru, Bakal Ganti Nama Caruban Nagari?

Sebarkan artikel ini
Rapat DPRD Jabar setujui Cirebon Timur calon DOB
Peta Kabupaten Cirebon (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG – Cirebon Timur resmi diusulkan menjadi daerah otonomi baru oleh DPRD dan Pemprov Jabar, dengan wacana mengganti nama menjadi Caruban Nagari dan penentuan ibu kota yang masih diperdebatkan.

Wilayah calon DOB ini terdiri dari 16 kecamatan dengan luas 446,57 km², meliputi Astanajapura, Babakan, Ciledug, Gebang, Greged, Karangsembung, Karangwareng, Lemahabang, Losari, Pabedilan, Pabuaran, Pangenan, Pasaleman, Sedong, Susukan Lebak, dan Waled.

Baca Juga:  Herman Suryatman: Produksi Gabah Kering Giling di Jabar Tahun 2024 Diupayakan Capai 11 Juta Ton

Bupati Cirebon dan DPRD Kabupaten Cirebon mengusulkan Karangwareng sebagai ibu kota, sementara DPRD Jabar dan tim riset Unpad memilih Karangsembung karena jalur SUTET di Karangwareng dianggap berpotensi menghambat pembangunan.

Baca Juga:  Soal Penglolaan Hutan Ajarwana, Bey Machmudin Berikan Syarat Ini ke Pemkab Bekasi

Kajian juga menyebut Cirebon Timur berpotensi mengganti nama menjadi Caruban Nagari untuk memperkuat identitas lokal setelah resmi menjadi DOB.

Penilaian enam indikator meliputi geografi, tata ruang, ketersediaan lahan, sosial, politik, dan ekonomi menyatakan Cirebon Timur layak menjadi daerah persiapan otonomi baru.

Baca Juga:  Mulai 2028, Dedi Mulyadi Targetkan Desa di Jabar Punya Saham Bank BJB
Pages ( 1 of 3 ): 1 23