Daerah

Pasca Longsor Pangalengan, Bupati Bandung Minta 31 Kecamatan Waspada Cuaca Ekstrem

×

Pasca Longsor Pangalengan, Bupati Bandung Minta 31 Kecamatan Waspada Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung, Dadang Supriatna.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (foto: istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung meningkatkan kewaspadaan di seluruh wilayah setelah cuaca ekstrem diprediksi masih akan melanda hingga awal Februari. Imbauan ini menyasar 31 kecamatan yang dinilai rawan terdampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, hingga angin kencang.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Peringatan Cuaca Ekstrem sebagai bentuk antisipasi dini berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Baca Juga:  Liburan Tahun Baru, Bandung-Garut Dua Jam

“Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini dari BMKG, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi pada akhir Januari hingga awal Februari,” kata Dadang di Bandung, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:  Penjelasan KUA Soal Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Cianjur

Peringatan tersebut menguat setelah bencana longsor terjadi di Kampung Mekarsari, Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan, Minggu (1/2) sekitar pukul 14.30 WIB. Hujan deras memicu pergerakan tanah yang menghantam rumah warga dan menewaskan dua anak.

Baca Juga:  Bupati Bandung Pastikan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal pada 2026, 199 Desa Kini Berstatus Mandiri

BPBD Kabupaten Bandung mencatat longsoran setinggi sekitar 15 meter dengan panjang enam meter itu merusak berat satu rumah dan berdampak pada satu rumah kontrakan lainnya. Warga di sekitar lokasi pun diminta mengungsi sementara karena kondisi tanah masih labil.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23