Menurut Dadang, informasi dari BMKG Stasiun Klimatologi Bandung menunjukkan wilayah Kabupaten Bandung masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang.
“Periode cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung sejak 23 Januari hingga awal Februari,” ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh kombinasi sejumlah faktor alam, mulai dari fenomena La Nina lemah, meningkatnya aktivitas gelombang atmosfer, hingga suhu muka laut yang relatif hangat di sekitar Jawa Barat.
“Kondisi ini sangat mendukung pertumbuhan awan hujan dan berpotensi menimbulkan curah hujan tinggi,” katanya.
Bupati Dadang pun mengingatkan masyarakat agar tetap beraktivitas seperti biasa namun tidak mengabaikan kewaspadaan.





