Daerah

Pemprov Jabar Luruskan Data 15 Ribu PHK: Mayoritas Habis Kontrak, Klaim Situasi Tetap Terkendali

×

Pemprov Jabar Luruskan Data 15 Ribu PHK: Mayoritas Habis Kontrak, Klaim Situasi Tetap Terkendali

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi PHK karyawan
Ilustrasi PHK karyawan. (foto: istimewa)

Kim menambahkan bahwa perbedaan struktur upah minimum antar daerah menjadi salah satu alasan perusahaan memilih pindah ke wilayah dengan biaya operasional lebih rendah.

“Disparitas upah minimum turut mendorong perusahaan relokasi ke daerah yang dianggap lebih kompetitif,” katanya.

Baca Juga:  Forum Sunda Ngahiji Dukung Ridwan Kamil Maju Jadi Capres di Pemilu 2024

Untuk mengantisipasi dinamika tersebut, Pemprov Jawa Barat terus memberikan dukungan melalui kemudahan perizinan, stimulan bagi dunia usaha, serta percepatan pembangunan infrastruktur industri. Pemerintah juga memperkuat pelatihan tenaga kerja agar kompetensi calon pekerja selaras dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Dikibusi warga, Pengedar Narkoba Asahan Asahan Ditangkap

“Peningkatan kualitas tenaga kerja terus dilakukan melalui pelatihan dan bimbingan teknis agar sesuai kebutuhan industri,” ujar Kim.

Ia juga menegaskan pentingnya dialog sosial melalui LKS Bipartit dan Tripartit untuk mencegah PHK sejak awal dan menyelesaikan persoalan hubungan industrial secara konstruktif.

Baca Juga:  Walah! 22 Ribu Penyandang Disabilitas di Jabar Belum Punya Pekerjaan
Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4