Wati mengungkapkan bahwa meskipun banyak orang berada di sekitar lokasi, tidak ada yang berani menolong korban saat kejadian berlangsung.
“Orangnya banyak, tapi memang tidak ada yang berani menolong. Kalau lihat di video juga terlihat begitu,” ucapnya.
Ia menambahkan, setelah mengalami penganiayaan, suaminya langsung dalam kondisi kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
“Setelah dipukul, langsung kritis, tidak sadar, tidak bisa bicara lagi sampai akhirnya meninggal,” ungkapnya.
Anak korban juga menyampaikan bahwa ayahnya dikenal sigap dan selalu siap membantu menjaga keamanan lingkungan.





